Pengaruh Emosi terhadap Gerakan Otot Jari Tangan

Gerakan jari tangan dikendalikan oleh 2 set otot fleksor, yakni otot ektensor dan refraktor. Otot ekstensor mengendalikan jari tangan untuk membentuk gerakan tulisan atau gambar ke arah atas dan ke arah kanan dengan bentuk bulat. Otot refraktor mengendalikan jari-jari tangan untuk membentuk gerakan ke arah bawah, kiri, dan lurus dengan bentuk kaku.

Ritme tulisan yang stabil antara contraction dengan release menunjukkan bahwa fungsi otot refraktor dan ekstensor dalam keadaan baik, karena penulisnya memiliki kestabilan emosi dalam dirinya.

Rasa marah, takut, dan gelisah akan mengganggu fungsi otot, karena otot ektensor terus dalam keadaan tegang dan menghalanginya untuk bergerak relaks/santai.

Emosi yang dapat dikendalikan baik di dalam diri seseorang akan diekspresikan melalui coretan yang seimbang antara contraction dan release sehingga terlihat konsistensi dalam garis dasar, ukuran tulisan, tekanan dan bentuk coretan. Selain itu akan nampak juga keseimbangan spasi antar huruf, kata, dan baris.

Sedangkan emosi yang berlebihan dan kuat dalam diri seseorang akan diekspresikan dalam bentuk grafis dengan tidak konsitennya kemiringan, ukuran, tekanan, bentuk huruf dan nampak juga dalam garis dasar yang cenderung turun atau tidak teratur, tulisan kaku, tidak konsistennya spasi dalam tulisan serta huruf yang sangat sempit. Hal ini dapat terjadi karena ketidakmampuan penulis untuk mengatasi ketakutan atau kegelisahannya.

Untuk mengikuti Terapi atau Analisis Tulisan Tangan, silakan SMS ke 081 71 666 71 (Ibu Partiwi)

Cukup dengan mengirimkan tulisan tangan via e-mail (discan dulu) atau via pos, BONUS (GRATIS) ANALISA SIDIK JARI

Referensi: “Graphology” oleh Sapta Dwikardana, PhD

About partiwi

Memberi Analisa Sidik Jari Secara Akurat

Posted on July 1, 2011, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Comments Off on Pengaruh Emosi terhadap Gerakan Otot Jari Tangan.

Comments are closed.